PIDATO PEMBUKA MUSDES PRIORITAS TA 2019

Pada Hari Rabu Tanggal 07 November 2018 dilaksanakan kegiatan lanjutan Musyawarah Desa Prioritas Tahun Anggaran 2019. Sebelum pelaksanaan kegiatan musyawarah, Kepala Desa Faturika Benediktus Ulu memberikan pencerahan dan penguatan kepada seluruh perangkat hingga unsur RT dan RW. Ini merupakan kegiatan rutin dalam setiap pelaksanaan Musyawarah Desa dan forum setingkat desa di Desa Faturika, kegiatan ini merupakan aplikasi karakter kepemimpinan yang fleksibel dan tanggap terhadap keadaan sekitar. Oleh karena keterbatasan sumber daya manusia yang rata-rata tingkat pendidikannya hanya berkisar pada Sekolah dasar dan atau Sekolah Menengah Pertama, sudah sewajarnya kepala desa memberikan pencerahan dan penguatan tersebut.

Banyak kendala pembangunan yang terjadi di segala bidang yang disebabkan oleh kurangnya partisipasi dan dukungan masyarakat oleh karena rendahnya rasa memiliki wilayah desa Faturika

Hal tersebutlah yang menyebabkan kegiatan pencerahan dan penguatan tentang wawasan kehidupan terkhusus di bidang pertanian menjadi pengantar kegiatan dalam setiap forum Desa Faturika. Ketika berbicara tentang bertani banyak sekali komoditas pertanian yang direkomendasikan oleh Kepala Desa untuk dapat dijadikan bahan pertimbangan agar dapat memperbaiki pendapatan ekonomi sehingga mendapatkan peningkatan kesejahteraan dalam kehidupan. Dengan demikian rendahnya pendapatan keuangan dalam keluarga dapat ditingkatkan secara perlahan tahap demi tahap.

 Banyak kendala yang terjadi dalam kehidupan masyarakat desa Faturika baik hubungan antar masyarakat dalam keseharian maupun hubungan antar masyarakat antar wilayah dalam lingkup desa Faturika. Salah satu Solusi untuk menangani hal ini maka kesibukan bertani pada masing-masing lahan perkebunan harus ditingkatkan sehingga dapat memberikan dampak positif bagi finansial keluarga. Sementara pantangan-pantangan yang wajib adalah tradisi perjudian dalam setiap keramaian kegiatan sosial, kelompok ibu-ibu dengan topik negatif, harus dihindarkan dan dihilangkan sehingga dapat meminimalisir pengeluaran energi dan finansial yang merugikan dan menyulitkan keadaan dan keharmonisan keluarga. Oleh karena profesi warisan yang paling dominan di Desa Faturika adalah bertani maka sebagai warga masyarakat adat yang mewariskan tradisi tersebut sudah menjadi kewajiban bagi seluruh masyarakat untuk menjalankannya dengan kesungguhan dan keseriusan sehingga mendatangkan hasil yang menguntungkan. Pemilihan komoditas yang akan ditanam pada lahan haruslah penuh perhitungan secara untung dan rugi agar seluruh usaha baik materi, tenaga, waktu yang digunakan dapat memberikan keuntungan yang setimpal.

Komentar Facebok

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan