HASIL PENTING PRA-MUSDES DESA FATURIKA

Suasana Pra-Musdes Persiapan ADD Tahun 2019
Suasana Pra-Musdes Persiapan ADD Tahun 2019

faturika.sideka.id – Perencanaan merupakan salah satu tahap rutin dalam penyelenggaraan pemerintahan Desa Faturika. Setiap pembangunan di Desa Faturika merupakan aplikasi atas hasil perencanaan yang dilakukan lintas sektoral dalam lingkup Desa Faturika. Pada hari Rabu tanggal 31 Oktober Tahun 2018 telah dilaksanakan tahap Pra-MUSDES sebagai tahap pembahasan terhadap gagasan-gagasan yang diperoleh pada saat pelaksanaan kegiatan musyawarah di seluruh dusun dalam lingkup wilayah desa Faturika. Hasil musyawarah Dusun tersebutlah yang telah di bahas dalam kegiatan Pra-MUSDES. Gagasan-gagasan tersebut merupakan kebutuhan masyarakat desa Faturika antara lain

  • PENGADAAN ANAKAN KOPI

Sesuai dengan profesi terbanyak masyarakat Desa Faturika yaitu Petani maka alokasi Dana desa yang telah berjalan sejak tahun 2015 lalu intens di bidang pertanian hal ini teta dipertahankan hingga saat ini, salah satu contoh yakni Pengadaan Anakan Kopi. Pada bulan Februari lalu telah di laksanakan persiapan lahan tanam untuk tanaman kopi di lahan milik petani di Desa Faturika. Sebagai tindak lanjutnya pada proses perencanaan ini di usulkan oleh masyarakat untuk pengadaan anakan kopi sehingga pada musim tanam tahun 2019 mendatang dapat dilakukan penanaman pada lahan-lahan yang telah dipersiapkan sebelumnya.

  • PEMBINAAN KARANG TARUNA

Pada beberapa tahun terakhir terjadi migrasi yang cukup signifikan di Desa Faturika, berdasarkan laporan Kaur Umum desa Faturika terdapat 30 warga masyarakat Desa Faturika yang berpergian ke luar kota seperti Kalimantan dan Papua guna mencari pekerjaan. Mereka yang bepergian ini merupakan warga masyarakat Desa Faturika dengan usia produktif sehingga ini merupakan salah satu hambatan bagi proses pembangunan Desa Faturika. Oleh karena Hal tersebut pada Tahun 2019 mendatang akan dilaksanakan Pembinaan Terhadap Orang Muda di Desa Faturika agar dapat melibatkan diri dan berpartisipasi dalam proses pembangunan Desa Faturika. Pada Tahun 2018 ini Pemerintah Desa melalui Kaur Kemasyarakatan telah melakukan koordinasi bersama beberapa pemuda untuk bersama-sama menghimpun seluruh kawula muda di Desa Faturika, hal ini dimaksudkan agar Proses Pembinaan yang akan dilaksanakan tidak membias dan tepat sasaran.

  • FASILITASI HOME INDUSTRI

Pada Tanggal 21 Oktober lalu Kepala Dusun Sanina Ibu Yustina Bete telah mengikuti pelatihan bersama Tim PKK Kabupaten Belu tentang pemanfaatan kain tenun menjadi kerajinan olahan seperti Tas Jinjing bagi wanita, Dompet dan lainnya. Ini merupakan sebuah kemajuan yang harus didukung oleh Pemerintah Desa, oleh karenanya pada tahun 2019 yang akan datang Pemerintah Desa Faturika melalui Tim PKK Desa Faturika akan memfasilitasi anggota PKK di tingkat Dusun untuk melakukan pelatihan lanjutan bersama Ibu Yustina Bete tentang pengolahan kain tenun menjadi kerajinan olahan tersebut, dan tentunya sebagai apresiasi terhadap usaha ini Pemerintah Desa Faturika akan memberikan mesin jahit kepada Ibu Yustina Bete untuk terus mengembangkan kreatifitas tersebut.

  • PEMBANGUNAN JARINGAN PERPIPAAN

Air merupakan unsur penting dalam kehidupan manusia. Pada bulan September hingga Saat ini terjadi kekeringan di beberapa Dusun di Desa Faturika, hal ini dikarenakan sumber mata air yang digunakan masyarakat Desa Faturika untuk pemenuhan kebutuhan air minum adalah sumur galian dan sumber mata air alami. Pada saat musim panas dengan cuaca hingga 34 derajat mengakibatkan debit air berkurang bahkan kering sehingga menyebabkan masyarakat Desa Faturika berbondong-bondong mengambil air pada satu bak penampung yang terletak di dusun Weto. Bak air penampung ini merupakan salah satu titik penampung yang dialirkan dari sumber mata air Hato’o di tengah hutan dengan debit yang cukup besar. Hingga saat ini keberadaan sumber mata air ini dapat mencukupi kebutuhan seluruh masyarakat Desa Faturika serta sebagian masyarakat dari Desa tetangga yakni Mandeu Raimanus. Oleh karenanya pada Tahun 2019 ini disepakati akan dilakukan Pembangunan Jaringan Perpipaan dari dua sumber mata air yang ada yakni Sumber Mata Air Hato’o dan Sumber Mata Air Weberdai. Pembangunan Jaringan Perpipaan ini diharapkan dapat mengatasi kekeringan yang seringkali dialami oleh masyarakat Desa Faturika setiap tahunnya.

Empat Point Tersebut merupakan gagasan baru dalam pemanfaatan Dana Desa pada tahun yang akan datang yakni Tahun 2019. Sementara gagasan-gagasan lain yang sementara telah dilaksanakan yaitu: Pembangunan Jalan Usaha Tani, Fasilitasi Kelompok Tenun Ikat, Fasilitasi Lembaga Adat, dan lain sebagainya.

Komentar Facebok

Jadi yang Pertama Berkomentar

Tinggalkan Balasan